JEJAK DIGITAL | PEKANBARU,– Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2026, Ketua Yayasan Tanjak Bertuah Riau, Andi Champay mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum kebangkitan sebagai semangat memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap bangsa.
Menurutnya, Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan pengingat bahwa bangsa Indonesia pernah bangkit dari keterpurukan melalui persatuan, pendidikan, dan perjuangan bersama.
“Semangat kebangkitan harus terus hidup di tengah masyarakat. Hari ini tantangan bangsa bukan lagi penjajahan fisik, tetapi bagaimana menjaga persatuan, melawan perpecahan, serta membangun generasi yang peduli terhadap sesama dan cinta tanah air,” ujar Andi Champay, Rabu (20/5/2026).
Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, ia mengajak anak-anak muda di Riau untuk menjadi generasi yang aktif, kreatif, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Bangkitnya bangsa dimulai dari bangkitnya kepedulian. Jangan biarkan perbedaan memecah persaudaraan. Mari jadikan Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai momentum memperkuat solidaritas, menjaga nilai budaya, serta bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju dan bermartabat,” tegasnya.
Yayasan Tanjak Bertuah Riau juga menilai bahwa nilai-nilai kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui pendidikan, kepedulian terhadap sesama, serta pelestarian budaya Melayu yang menjadi identitas daerah.
Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, Yayasan Tanjak Bertuah Riau berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu membangun negeri dengan semangat optimisme, kerja keras, dan kebersamaan.
Sebagai Ketua Yayasan Tanjak Bertuah Riau, Andi Champay juga menekankan pentingnya menjaga nilai adat, budaya Melayu, serta semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Riau.
Ia berharap peringatan Harkitnas 2026 mampu menumbuhkan optimisme baru di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan perkembangan zaman yang semakin dinamis.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah perjuangannya. Dari semangat kebangkitan inilah kita belajar untuk terus bergerak maju, menjaga persatuan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya.



Social Header