Jejak Digital | Bali -- Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Masyarakat madura asli (Madas) Nusantara Propinsi Bali di Gedung PWI Bali, Minggu (17/05/2026).
Berikut, pelantikan dilakukan oleh Ketum Madas Nusantara, Drs. KRH. HM. Jusuf Rizal, S.H.,SE, M.Si., di hadiri Wakil gubernur (Wagub) provinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta, Forkopimda Bali, seperti Kesbangpol, DPRD Bali, Tokoh Masyarakat, Ketua DPW Madas Nusantara Bali, Abdul Majid.
Pelantikan kepengurusan DPW Madas Nusantara Bali, periode 2025-2028 bukanlah sekadar seremonial pertemuan biasa. Ini adalah momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita bersama. Bagi Titiang, warga Madura yang ber-KTP Bali dan menetap di Bali bukanlah pendatang, melainkan warga Bali itu sendiri. Saudara-saudara adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi pembangunan daerah ini. Ingatlah, saudara adalah jembatan yang menghubungkan aspirasi warga dengan kebijakan pemerintah.
Wakil Gubernur (Wagub) Propinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta minta Ormas Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) di Bali dapat menjaga toleransi, serta turut membangun Bali dengan mengjawantahkan dan menyukseskan visi Nangun Sad Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.
Pesan-pesan moral dan himbauan itu disampaikan Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta saat pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Propinsi Bali, "Titiang menyambut baik kehadiran Ormas Madas Nusantara di Bali. Diharapkan Madas Nusantara jangan hanya menjadi organisasi ada di atas kertas. Jadilah organisasi yang hidup, bergerak di tengah masyarakat, hadir memberikan solusi saat ada kesulitan, menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi," tegas I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya di Bali
Kemudian, I Nyoman Giri Prasta mengatakan, Madas Nusantara memiliki peran strategis sebagaimana tertuang dalam beberapa pilar Sad Kerthi yaitu
• Atma Kerthi, setiap anggota Madas Nusantara adalah duta budaya Madura yang kehadirannya akan dinilai dan dirasakan oleh masyarakat Bali. Setiap anggota Madas Nusantara harus menunjukkan perilaku yang jujur, santun, bertanggung jawab, menghormati adat dan tradisi setempat.
• Jana Kerthi, Madas Nusantara harus menjadi pelindung nyata bagi hak-hak warganya, menjadi suara lantang ketika ada ketidakadilan, menjadi jembatan penghubunh warga dengan sumber daya yang menjadi hak mereka.
• Jagat Kerthi, tercermin ketika Madas Nusantara berhasil menjaga harmoni antara komunitas Madura dan krama Bali. Ketika warga Madura ikut merawat alam budaya Bali, ketika persaudaraan lintas suku agama tumbuh subur di tanah ini.
"Dengan menanamkan dan menghidupi nilai Sad Kerthi, Madas Nusantara tidak hanya menjadi organisasi suku yang mengurus kepentingan internal warganya, tetapi ia juga akan tumbuh menjadi kekuatan moral yang berkontribusi nyata pada peradaban Bali secara keseluruhan," tegas Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta yang dibacakan Kesbangpol Propinsi Bali, Aditiana.
Menurut Wakil gubernur (Wagub) Bali, I Nyoman Giri Prasta, jika menelusuri lorong waktu sejarah, hubungan antara masyarakat Madura dan Bali bukanlah hubungan baru kemarin sore. Ia adalah hubungan telah teruji oleh zaman, hubungan dibangun di atas fondasi rasa saling hormat dan saling membutuhkan. Masyarakat Madura dikenal dengan karakter tangguh, jujur, dan memiliki loyalitas tak tergoyahkan.
Titiang mengajak Saudara sekalian untuk bersinergi tanpa batas dengan Pemerintah Provinsi Bali. Tantangan kita ke depan tidaklah mudah. Kita menghadapi pergeseran budaya juga tantangan ekonomi global. Oleh karena itu, sinergi antara organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat adalah kunci. Mari kita jaga Bali ini bersama-sama. Kita jaga taksu Bali dengan tetap memegang teguh jati diri dan warisan leluhur kita masing-masing dalam harmoni yang indah.
"Hentikan segala bentuk gesekan yang tidak perlu. Kedepankan musyawarah dan mufakat. Jadikan Madas Nusantara sebagai teladan organisasi santun, bermartabat, namun tetap tegas berprinsip menjaga kebenaran," ujar Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta
Titiang berharap keluarga besar Madas Nusantara selalu mampu menjalin komunikasi baik dengan seluruh komponen masyarakat Bali. Tunjukkan kehadiran Madas Nusantara di Bali benar-benar membawa kedamaian, mencegah gesekan sosial, dan menjadi garda terdepan dalam merawat NKRI dari Pulau Dewata.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, Titiang mengucapkan Selamat dan Sukses atas dilantiknya Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Bali Madas Nusantara Periode 2025-2028," tegas Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta
Lalu, Ketum Madas Nusantara KRH.HM.Jusuf Rizal dalam sambutannya, menekankan agar Madas Nusantara dapat menjadi rumah besar bagi warga Madura di Propinsi Bali sebagaimana programnya Bina, Lindung, Sejahtera. Selaku mitra pemerintah TNI dan Polri, harus turut Membangun Indonesia dan Menjaga Negeri, khususnya di propinsi Bali.
"Ormas Madas Nusantara tidak boleh arogan, tapi harus mampu menjaga sikap punya adab, etika dan moral yang baik. Prinsipnya di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Ormas Madas Nusantara bukan ormas preman, tapi ormas yang membangun sumber daya manusia berkualitas guna mempersiapkan Generasi Emas 2045," tegas Jusuf Rizal, Relawan Prabowo keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja itu
Selanjutnya, pria berdarah Madura-Batak, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dan Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu berpesan kepada pengurus DPW Madas Nusantara Bali, agar melakukan konsolidasi organisasi dengan membentuk DPD (Dewan Pimpinan Daerah) dan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK), konsolidasi program dan konsolidasi jaringan.
Editor: Gurgur Saut.


Social Header