Breaking News

HUT Bhayangkara ke-71: Cetak Budaya Tertib Lalu Lintas Lewat Aksi Polisi Cilik


JEJAK DIGITAL | BANDA ACEH,–
Semangat membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini terus digaungkan Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Aceh menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) yang diikuti oleh Satuan Lalu Lintas jajaran Polda Aceh secara virtual melalui Zoom, Rabu (16/9/2026).


Kompetisi sengit dan penuh kreativitas ini diikuti oleh 23 Polres se-Polda Aceh. Setelah melalui proses penilaian yang ketat dari tim juri, Polres Bireuen sukses keluar sebagai Juara 1, disusul oleh Satlantas Polres Sabang sebagai Juara 2, dan Satlantas Polres Lhokseumawe yang berhasil meraih Juara 3.


Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai tersebut menjadi momentum untuk memberikan ruang kepada generasi muda, khususnya anak-anak, agar mengenal disiplin, ketertiban, etika serta keselamatan berlalu lintas sejak dini. Melalui lomba Pocil, pesan keselamatan tidak hanya disampaikan dalam bentuk sosialisasi, tetapi dikemas secara edukatif, kreatif dan menyenangkan sehingga lebih mudah diterima oleh anak-anak.


Lomba Pocil juga menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Aceh dalam membangun generasi pelopor keselamatan berlalu lintas. Para peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mengenal rambu-rambu, disiplin dalam berlalu lintas serta menjadi contoh positif bagi lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.


Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh Kompol Indra Lukman Prabowo, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pendidikan keselamatan berlalu lintas harus dilakukan secara berkelanjutan dan dimulai sejak usia dini.


“Pocil bukan sekadar lomba. Di balik kegiatan ini ada pesan besar, yaitu bagaimana kita menanamkan budaya disiplin dan keselamatan berlalu lintas kepada generasi penerus sejak usia dini. Anak-anak hari ini adalah pelopor keselamatan berlalu lintas di masa depan,” ujarnya.


Menurutnya, pendekatan edukasi kepada anak-anak merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Anak-anak yang memahami keselamatan lalu lintas diharapkan dapat membawa pesan tersebut ke lingkungan keluarga dan masyarakat.


Ketika seorang anak memahami pentingnya memakai helm, menaati rambu, menyeberang dengan aman dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan di jalan, maka pesan keselamatan itu juga akan sampai kepada orang tua dan orang-orang di sekitarnya,” kata Kompol Indra.


Pelaksanaan lomba secara virtual juga menunjukkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung kegiatan pembinaan dan pendidikan masyarakat bidang lalu lintas. Dengan konsep tersebut, Ditlantas Polda Aceh dapat menghubungkan dan mengikutsertakan Satlantas jajaran dari berbagai wilayah dalam satu kegiatan bersama.


Momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab Polisi Lalu Lintas, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib dan berkeselamatan.


Melalui semangat “Polantas Karib”, Ditlantas Polda Aceh terus mendorong kehadiran Polisi Lalu Lintas yang edukatif, humanis dan dekat dengan masyarakat.


Dari anak-anak, ditanamkan disiplin. Dari sekolah, dibangun budaya keselamatan. Dari keluarga, diperkuat keteladanan. Dan dari masyarakat, lahir generasi yang sadar bahwa keselamatan di jalan adalah kebutuhan bersama.


Selamat HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Dari Pocil hari ini, kita siapkan pelopor keselamatan berlalu lintas untuk masa depan.

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - JEJAK DIGITAL | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION